Minggu, 18 Desember 2016

Tips Menyuling Informasi Terkait Peperangan di Timur Tengah Terkhusus di Suriah & Palestina


Baru-baru ini muncul lagi berita terjadinya peperangan di Aleppo, Suriah. Namun sayangnya pemberitaan media baik di Indonesia, US maupun di UK terdapat dua sisi pemberitaan yang berbeda sehingga terjadilah propaganda, hal ini tentu sangat membingungkan bagi para pembaca…

Berikut ini saya berikan tips supaya gamblang buat hati lebih hidup terkait peperangan di timur tengah terkhusus di Suriah & Palestina

Tips Pertama
Hadirilah majelis ilmu dengan narasumber yang langsung didatangkan dari negeri tersebut, atau relawan yang terjun langsung ke negara tersebut untuk menyalurkan bantuan

Contoh 1
Pada tahun 2012 saya bersama sahabat Ahmad Anshori menghadiri kajian majelis ilmu dengan Ulama Ahlus Sunnah yang didatangkan langsung dari Suriah semoga Allah merahmatinya. Saya mendengar dengan telinga kepala sendiri, beliau menceritakan kejadian yang membuat kami tercengang.
Diantaranya terjadi pembunuhan para ulama ahlus sunnah, pemerkosaan para muslimah oleh Tentara Syi'ah Bashar Assad, ada yang diperkosa di depan suaminya lalu mereka berdua di bunuh, ada yang suaminya disembelih di depan istri dan anaknya, ada yang diperkosa kemudian dibunuh dengan dimasukkan kedalam penggilingan gula dan masih banyak lagi saya tidak kuat mengingatnya.

Contoh 2 Sekali lagi mari hadirilah majelis ilmu!
Pernah saya hadir di kajian majelis ilmu dengan narasumber relawan Indonesia yang sudah sering pergi ke Suriah, guru kami Ustadz Abu Sa'ad Rahimahullah
Dalam menyalurkan bantuan di Suriah beliau merasakan sendiri kondisi perang disana, ledakan mortir dan tembakkan-tembakkan telah menghiasi perjalanan menuju lokasi penerima bantuan. Beliau menceritakan kondisi anak-anak yang kehilangan orangtuanya, muslimah yang kehilangan suami mereka, kelaparan karena persediaan makanan semakin habis dan kehausan karena sumber air telah di racun oleh Tentara Syi'ah. Beliau juga menyalurkan bantuan berupa hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha, di saat musim dingin beliau juga menyalurkan bantuan berupa pakaian hangat, selimut, dan lain-lain. Kini beliau rahimahullah telah tiada, sungguh beliau berjasa mulia semoga Allah memasukkan ke surga yang tertinggi aamiin...

Tips Kedua
Untuk mendapatkan informasi yang insha'Allah shahih,
bukalah website terkait semacam http://pedulimuslim.com/...
Juga manfaatkan media sosial dengan berteman atau follow pakar-pakar terkait,
seperti Sang Tampan Ginanjar Indrajati Bintoro dan Yosia Christmas Sulistian

Mari bantu semampu kita, doaken terus disetiap waktu mustajab buat umat Islam terkhusus di Suriah dan Palestina, Semoga amal ibadah kita diterima Allah Subhanuhu wa Ta’ala
Dimikian tips dari saya, semoga bermanfaat baarakallahu fiikum...

Jumat, 18 Maret 2016

Belajar Bermasyarakat (1): Berbagai Macam Cerita Seru Mewarnai Arisan & Rapat RT

Pertemuan warga untuk arisan & rapat RT manjadi agenda rutin setiap bulan sekali. Acaranya makan-makan, arisan, membahas lingkungan sekitar, kemudian dilanjutkan saling cerita, canda tawa, permasalahan dan solusinya dari pengalaman bapak ibuk yang hadir. Dari belasan warga yang hadir sama sekali tidak ada yang umur 20an kecuali saya, adanya bapak ibuk umur 30an - 70an tahun yang sudah kaya raya. Meski yang paling muda dari sekian banyak bapak ibuk, saya jadi merasa sudah tua banget... hehehee :D Baru bisa menjadi pendengar karena saya sebagai warga pendatang di Jogja ini, yang harus banyak belajar dari pengalaman mereka.

Sebelumnya saya sempat kesusahan mencari alamat rumah tempat pertemuan rutin ini, pasalnya alamat yang diberikan teman saya salah nomornya. Sudah 2 rumah kuhampiri dan bertanya ternyata bukan tempatnya, kemudian muncullah bapak-bapak yang juga sama mencari alamat rumah pertemuan ini. Kami bareng mencari tempat ini dan akhirnya kamipun tiba di sebuah rumah besar tempat pertemuan diselengarakan.

Masuklah kami sambil berjabat tangan dengan bapak-bapak yang sudah tiba duluan, selanjutnya tuan rumah mempersilakan kami sekalian untuk makan-makan. Iniii... :D legooooo.... Menu makanannya ada nasi rawon daging sapi dengan lauk tempe telor beserta sayur lalapannya. Ada juga jajanan di meja makanan ringan tradisional diantaranya kue lapis, kue ranggi dibunkus daun pisang, kroket ayam dan masih banyak lagi. Terima kasih tuan rumah yang telah menyediakan makanan enak lezat dan mantap buat kami heheee :D. Setelah makan-makan selanjutnya adalah acara inti.

Masuk ke acara inti yakni arisan warga RT yang kemudian dilanjutkan berdiskusi membahas lingkungan RT tempat kami tinggal. Mulai membahas cerita dari bapak Ketua RT, beliau melihat adanya
pembuangan sampah sembarangan di depan sebuah asrama. Hal tersebut menjadikan kurang enaknya mata memandang. Beliau berencana untuk membuat tempat sampah pada asrama tersebut, ada warga yang mengusulkan tempat sampah dari kayu, bekas ember cat, tapi kemudian diputuskan untuk membelikan sebuah tempat sampah dari plastik karena dipandang enak dimata dan lebih awet tahan lama daripada tempat sampah yang terbuta dari kayu.

Masalah lainnya yang disampaikan oleh warga adalah adanya lampu yang mati diperempatan jalan, tapi kemudian muncul komentar dari warga yang lain bahwa lampu yang mati tersebut sudah hidup lagi hehehe :D

Ada masalah lagi yakni disebuah rumah kosong terdapat ranting pohon yang menjalar keluar mengganggu orang berjalan. Selain itu rantingnya dapat menggores mobil kerena
jalan terlalu sempit jika harus dilalui 2 mobil sekaligus dengan berjalan sangat minggir. Solusinya bapak RT memutuskan untuk mengajak warga menebang ranting tersebut. Tiba-tiba ada warga yang mengatakan rumah kosong tersebut dihuni oleh hantu-hantu, warga lain tetangga rumah kosong itu menambahkan ibunya pernah dirasuki hantu suster ngesot dan hantu anak-anak hihihiiii :D ngeri juga lingkungan RT tempatku tinggal ini.

 
Sambil mengisi waktu sampai jam 9 malam, warga mulai bercerita seputar penyakit, wajarlah warga yang hadir sudah banyak yang lanjut usia. Di mulai dari penyakit kanker usus yang menyerang salah satu warga sampai meninggal, bahayanya ternyata kanker usus ini penderita tidak merasakan sakit sebelumnya lalu tiba-tiba nyeri diperut dan keluar darah saat buang air.
Cerita selanjutnya dari pengalaman seorang ibuk-ibuk yang telah mencuci ginjalnya dengan daun seledri, beliau mengingat daun seledri bisa mengurangi racun dari dalam tubuh dan menekan tumbuhnya sel tumor penyebab penyakit kanker. Warga lainnya berkomentar bahwa seledri itu juga bagus buat penderita kurang darah dan darah tinggi karena bisa menstabilkan tekanan darah. Pelajaran penting buatku saat usia sudah mulai tua nanti, harus rutin buat cek up diagnosis penyakit ke laboratorium klinik kesehatan.

Pada pembicaraan selanjutnya bapak RT mengagendakan untuk mengujungi warga yang sakit, serta pada pertemuan bulan depan akan dibahas agenda piknik keluar kota, yeah! ini yang kutunggu hihiii :D

Inilah sedikit cerita kehidupan bermasyarakat dilingkungan RT kami dan sabagai warga bermasyarakat saya harus ikut serta didalamnya.
Terima kasih banyak sudah menyempatkan untuk membaca tulisanku ini, semoga dapat memberikan manfaat buat pembaca sekalian... :)

Sabtu, 19 September 2015

Diriwayatkan dari Amir al-Mukminin (pemimpin kaum beriman) Abu Hafsh Umar bin al-Khattab radhiyallahu’anhu beliau mengatakan : Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya setiap amalan harus disertai dengan niat. Setiap orang hanya akan mendapatkan balasan tergantung pada niatnya. Barangsiapa yang hijrah karena cinta kepada Allah dan Rasul-Nya maka hijrahnya akan sampai kepada Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa yang hijrahnya karena menginginkan perkara dunia atau karena wanita yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya (hanya) mendapatkan apa yang dia inginkan.” (HR. Bukhari [Kitab Bad'i al-Wahyi, hadits no. 1, Kitab al-Aiman wa an-Nudzur, hadits no. 6689] dan Muslim [Kitab al-Imarah, hadits no. 1907]).